Seni dan Kekuasaan
Independesi Seni, Pendanaan Seni, dan Kebebasan Berekspresi di Ruang Seni Kontemporer
Dok. Instagram @artjog.id
Dok. Instagram @artjog.id
SENI DAN KEKUASAAN: Independensi Seni, Pendanaan Seni, dan Kebebasan Berekspresi di Ruang Seni Kontemporer
Diskusi publik ini diselenggarakan sebagai ruang untuk membahas secara kritis relasi antara seni dan kekuasaan, yang mencakup isu-isu terkait independensi seni, politik, ekonomi, dan kebudayaan, serta kebebasan berekspresi dalam sebuah ekosistem seni.
Moderator:
- Kusen Ali (Praktisi Antropologi, Direktur Yayasan Umar Kayam, Anggota Koalisi Seni Indonesia)
- St. Sunardi
- Antonius Budisusila (Peneliti Ekonomi Politik dan Dosen S3 Universitas Sanata Dharma)
- Marcus Priyo Gunarto (Guru Besar Hukum Pidana UGM)
- Dolorosa Sinaga (Pengajar, Aktivis, Seniman Partisipan ARTJOG 2026)
- Restu Ratnaningtyas (Seniman Partisipan ARTJOG 2026)
- Ade Darmawan (ruangrupa)
- Bambang Muryanto (Anggota Aliansi Jurnalis Independen)
- Bambang Paningron (Pelaku Seni & Budaya)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar