Senin, 07 Oktober 2024

Pameran Patung dan Aktivisme Dolorosa Sinaga & Budi Santoso di Jogja National Museum (JNM)

Pameran Patung dan Aktivisme 

Dolorosa Sinaga & Budi Santoso 

di Jogja National Museum (JNM)

7 Oktober - 7 November 2024

Catatan Kuratorial | Curatorial Note

Alexander Supartono

Patung dan Aktivisme Dolorosa Sinaga & Budi Santoso adalah pameran dua pematung dari dua generasi dan dua latar tradisi kultural yang berbeda. 24 tahun lalu, Dolo membuka pintu studio Somalaingnya untuk Budi, tidak hanya untuk belajar dengan bekerja bersama, tapi juga untuk bersama menyemai dan merawat gagasan-gagasan progresif dan demokratis lewat kerja-kerja artistik dan aktivisme mereka. “Kerja bersama” adalah landasan dinamika interaksi Dolo dan Budi yang berawal dari hubungan guru dan murid. Dengan landasan ini, kalaupun kita mau membandingkan style, karakter, pattern, dan genre, perbandingan itu akan hadir tidak hanya sebagai dialog, tapi juga sebagai sebuah aliansi perjuangan nilai-nilai kemanusian, keberadaban dan keadaban, serta keyakinan akan peran seni dan pekerja seni dalam perubahan sosial, yang mereka hayati sebagai aktivis. Membandingkan karya mereka dengan kerangka “kerja bersama” ini, juga akan mengajak kita menelusuri kekayaan proses adopsi dan adaptasi timbal balik antara Dolo dan Budi, melalui prosedur imitasi, replikasi dan mutasi gagasan kreatif, ketrampilan artistik dan keberpihakan sosial yang sudah berlangsung hampir seperempat abad dan akan berlanjut sampai akhir hayat mereka. Puluhan patung yang kita saksikan di Jogja National Museum ini, adalah hasil dari proses adopsi dan adaptasi itu. Karenanya, mengalami patung-patung ini, seperti mendengarkan dialog antara mereka dan perbincangan antara Dolo dan Budi. Perbincangan yang mengundang kita berpartisipasi di dalamnya. Kerja bersama antara Dolo dan Budi adalah juga kerja bersama kita semua yang meyakini nilai-nilai progresif dan demokratis yang bersama kita perjuangkan.

Sculpture and Activism of Dolorosa Sinaga & Budi Santoso is an exhibition of two sculptors, Dolorosa Sinaga and Budi Santoso who come from two different generations and cultural traditions. 24 years ago, Dolo opened the door of her Somalaing sculpture studio for Budi to learn through working together with her, but also to together they sow and nurture progressive and democratic ideas through their artistic works and activism. “Working together” is the foundation of their interaction that started as a tutor-tutee arrangement. With this framework of “working together”, a comparison of their style, characteristic, pattern, and genre, would arrive not only as a dialogue, but also as an alliance of struggle for the humanity values, civilisation and civility, and the belief that arts and art workers have a role to play in social changes. The framework will take us into the depth and the richness of 24 years process of adoption and adaptation between Dolo and Budi through procedures of imitation, replication, and mutation in terms of creative ideas, artistic skills and socio-political inclination that will continue as long as they are alive. The exhibits in Jogja National Museum are the result of that long proses of adoption and adaptation. In this light, encountering with sculptures on display, we are listening to the dialogue between them, a conversation between Dolo and Budi in which all of us is invited to take part. The “working together” between Dolo and Budi is also the work of all of us who is believe in progressive and democratic values need to fight for, together!



Karya Dolorosa Sinaga yang dipamerkan :

1. Monumen Penghilangan Paksa di Indonesia (2024)

2. Monumen Pembantaian Masal Indonesia 1965 - 1966 (2024)

3. Monumen Tragedi Semanggi 1998 (2024)

4. 





Artikel terkait :

mojok.co

IVAA - Opening Pameran "Patung dan Aktivisme"




-------------------------

Tidak ada komentar:

Posting Komentar